Facebook Hapus Informasi Sesat, Namun Masih Izinkan Iklan Menyesatkan

Addiction.id_Jakarta. Iklan yang berkategori sains semu atau ‘pseudosciende’ masih tersedia di Facebook hingga akhir pekan ini.

Untuk mengatasi hal itu, perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg ini berupaya memerangi persebaran informasi sesat itu. Adapun cara yang ditempuh Facebook yaitu dengan menghapus kategori tersebut dari daftar opsi para pengiklan.

Tak hanya itu, Facebook pun menghentikan sementara ketersediaan beberapa kategori minat lain sambil mengevaluasi daftarnya, dikutip dari Venture Beat, Jumat (24/4).

“Kami akan terus meninjau kategori minat di platform kami,” terang juru bicara Facebook.

Menurutnya, Facebook langsung bertindak setelah ada situs berita teknologi yang menunjukkan bahwa kategori tersebut cukup efektif menyasar audience penyuka pseudoscience.

“Lebih dari 78 juta pengguna Facebook tertarik pada ‘pseudoscience’, tulis The Markup, Kamis (23/4). Situs berita ini menyoroti Facebook yang mengizinkan iklan berkategori itu. Padahal di waktu yang bersamaan, Facebook tengah mengawasi penyebaran informasi yang menyesatkan seputar Covid-19, dari obat hingga teori konspirasi.

Pada pekan lalu, lembaga advokasi Avaaz melaporkan ada 104 sampel informasi sesat berkaitan dengan virus corona di Facebook yang mereka analisis telah mencapai lebih dari 117 juta views.

Sebelumnya, Facebook diketahui menghapus konten berisi informasi sesat hingga mengarahkan orang-orang ke situs organisasi kesehatan dunia WHO. Media sosial ini sempat telah melarang penayangan iklan masker wajah medis, pembersih tangan, disinfektan, tisu dan peralatan tes COVID-19. (LH)