Ide-Ide Kreatif yang Mirip di Tengah Pandemi

Addiction – Jakarta. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia, justru melahirkan ide-ide yang kreatif dalam sejumlah komunikasi periklanan. Beberapa brand otomotif tampak mengampanyekan pentingnya untuk tetap tinggal di rumah seperti yang dilakukan oleh Toyota Indonesia.

Alih-alih mengampanyekan kenyamanan berkendara mobil, iklan tersebut memperlihatkan mobil berjalan mundur kembali ke garasi rumah.

Namun ternyata tak hanya Toyota Indonesia yang memiliki ide tersebut, ada dua brand otomotif lain juga melakukan eksekusi yang sama. Tercatat KIA India dan brand otomotif supermewah Jaguar di Inggris, juga membuat iklan untuk tetap stay di rumah dengan eksekusi mobil mundur dan diparkir di garasi.

Selain itu tercatat pula komunikasi kreatif ajakan tetap tinggal di rumah di media out of home (OOH) dengan pesan yang unik: Semoga tidak melihat billboard ini karena lebih baik tetap di rumah. Kedua ide yang mirip di medium yang sama ini juga dieksekusi oleh dua brand yang berbeda kategori industrinya yaitu OVO dan Aqua.

Creative Director Narrada, Nia Nugroho mengomentari fenomena ini. Menurutnya, wajar apabila ada kesamaan konsep dalam sebuah iklan. Terlebih, bila masyarakat sedang mengalami situasi yang sama, dalam hal ini pandemi COVID-19.

“Mungkin klise, tapi istilah ‘there’s nothing new under the sun’ itu tepat banget untuk situasi seperti ini. Apalagi kita semua sedang mengalami hal yang sama dan hambatan yang sama juga. Ada tuntutan untuk tetap beriklan, karena mungkin sudah terlanjut ada slot untuk placement. Tapi materinya gak relevan untuk kondisi pandemi, sementara produksi baru juga sulit karena nggak bisa syuting. Produksi lain juga harus work from home” jelas Nia saat dihubungi Addiction, Selasa (15/4).

https://www.instagram.com/p/B-Rs2tTjEnN/?igshid=1julyvhp8ouhl

Oleh karena faktor itu, lanjut dia, hasil dari penggarapan iklan bisa saja serupa dengan iklan lain. Dan lagi, iklan harus diluncurkan di waktu yang hampir bersamaan. “Menurutku, wajar saja kalau mempertimbangkan kondisi tersebut,” pungkas Nia.

Addiction saat menghubungi sumber di Y&R, agency Aqua, dan sumber di Ambilhati, agency OVO, juga memang mendapatkan info bahwa kedua billboard tersebut dibuat langsung oleh pihak internal klien mereka.

Nia juga menyampaikan bahwa ada website yang melakukan “name and shame” iklan-iklan yang serupa dari berbagai negara, yakni https://www.joelapompe.net/. Di platform ini disebut iklan mana saja yang “original” dan “less original”.

“Sebagai kreatif kita pasti ingin menghindari adanya ide yang mirip. Tapi, terkadang hal seperti itu terjadi. Lalu kita menghibur diri dengan bilang great minds think alike’. Kita sudah keren banget, tapi ternyata sudah ada yang eksekusi duluan. Menurutku inilah pentingnya memperluas referensi dan wawasan,” tutup Nia.
(LH)