Ponsel dan Iklan Mempengaruhi Selera Belanja Saat Ramadan

Addiction.id-Jakarta. Selain sebagai bulan ibadah bagi kaum Muslim, Ramadan juga menjadi salah satu periode belanja tersibuk yang menghasilkan fenomena yang biasa disebut dengan Ramadan Rush.

Platform periklanan mobile, InMobi, melaporkan hasil riset terbaru mereka terkait pembelanja saat Ramadan 2020. Mereka menunjukkan preferensi pembelanjaan suatu merek yang berkembang di masyarakat, dikutip dari infokomputer, Minggu (5/4). Seperti yang diketahui, kebiasaan berbelanja didorong oleh media masa ataupun iklan merek produk.

Hasil riset menunjukkan akan ada peningkatan konsumen impulsif 150%, berbeda saat Ramadan 2019, di mana mencapai angka 33%.

Di masa itu, konsumen cenderung menghabiskan uang mereka untuk makan, pakaian, dan perangkat rumah tangga. Selain itu, personalisasi dan kupon diskon menjadi faktor utama dalam memengaruhi pembelian selama Ramadan.

Ponsel dan iklan pun berperan penting dalam mempengaruhi perilaku belanja. Melalui ponsel–yang dimiliki nyaris semua orang, iklan dengan format video sangat berpengaruh pada selera konsumen.

Menurut prediksi dari hasil riset, selama Ramadan, kesadaran akan iklan seluler meningkat 40%, dengan 38% cenderung merekomendasi ke orang lain dan 75% memutuskan untuk berbelanja.

Namun, di tengah pandemi virus Corona, perilaku dan prioritas konsumen berbeda, kemungkinan beberapa prediksi ini bisa meleset. (LH)