Dapat Untung dari Iklan Menyesatkan, Youtube Langgar Kebijakannya Sendiri

Addiction.id-Jakarta. YouTube disebut dapat keuntungan dari iklan yang mempromosikan perawatan COVID-19. Hal ini sebagaimana laporan dari Tech Transparency Project.

Namun, itu belum terbukti. Padahal Google tengah memerangi hoaks terkait virus corona diseluruh paltformnya. Tentu termasuk YouTube.

Perusahaan layanan streaming video ini menampilkan iklan dengan video terkait perawatan herbal, musik meditatif, dan suplemen berbahan aman sebagai obat untuk COVID-19.

Menurut Juru Bicara YouTube, pihaknya kemudian menghapus empat video lantaran melanggar kebijakannya karena berisi informasinyang salah terkait COVID-19. Tiga video lain menawarkan tips kesehatan, namun tak terbukti secara ilmiah. Totalnya, ada tujuh video yang dilaporkan sebagai hoaks terkait virus corona, dikutip The Guardian, Jumat (3/4/2020).

“Kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang tepat waktu dan bermanfaat pada saat kritis ini, termasuk meningkatkan konten yang berwenang, mengurangi penyebaran informasi yang berbahaya dan menunjukkan panel informasi, menggunakan data WHO, untuk membantu memerangi kesalahan informasi,” ujar pihak YouTube.

Ia pun melanjutkan, YouTube telah menghapus ribuan video terkait virus korona, yang menyesatkan dan berbahaya dalam beberapa pekan terakhir. (LH)