Meski Model ‘Asli’, Iklan Gucci Dikritik

Addiction.id-Jakarta. Perusahaan fashion Gucci memilih fotografer kawakan asal Inggris, Martin Parr, untuk membuat iklan make up maskara terbarunya, L’Obscur.

Iklan ini menampilkan Dani Miller musisi punk New York. Di potret itu, bulu mata Miller nampak hitam dan tebal karena polesan maskara. Ditambah pula dengan alisnya yang natural. Ia pun menunjukkan senyumnya, dengan giginya yang berjarak.

Tampilan Miller di iklan itu rupanya menuai kritik dari warga net. The Guardian pada Minggu (22/3) melaporkan kritik yang ada di media sosial Facebook Gucci itu. “Ini pasti tidak akan menjual maskara mereka. Sepertinya dia memakai maskara tua yang dia temukan di bagian bawah laci,” tulisnya.

Banyak yang tak menyukai penampilan Miller di iklan tersebut, khususnya karena giginya. “Dokter tidak bisa menjadi dokter jika mereka tidak pintar. Model tidak dapat menjadi model jika modelnya tidak cantik,” tulis seorang warga Instagram.

Di sisi lain, ada yang mengaku terkejut melihat respons itu. “Orang-orang menyerukan agar wanita ‘asli’ (red: tanpa edit berlebihan) digunakan dalam iklan mereka. Namun, saat dilakukan, semua orang justru mengatakan hal-hal buruk.”

Ini merupakan kali kedua Gucci bekerja sama dengan Miller dan Parr. Pada saat itu, Miller berbicara tentang perasaan dan penampilannya. Menurutnya, saat tumbuh dewasa, manusia mengalami perubahan untuk mengatasi rasa tidak aman, dan bangkit dari rasa ditindas, atau tekanan kuat karena gaya kecantikan tradisional.

“Namun, adanya iklan Gucci, membuat merasa nyaman dan bangga menjadi diri saya sendiri. Ada ruang bagi semua orang untuk menjadi diri mereka sendiri, bahkan di dunia kecantikan dan mode! Semoga itu menginspirasi semua orang termasuk kaum muda untuk mencintai kebiasaan mereka,” sambung Miller. (LH)