Penjualan Iklan di Facebook, Twitter, dan Google Menurun

Addiction.id-Jakarta. Pandemi virus Corona berimbas pada penurunan pendapatan Facebook dari iklan. Padahal selama ini, nyaris seluruh pendapatan Facebook berasal dari iklan.

“Kami tidak memonetisasi banyak layanan di mana kami melihat peningkatan keterlibatan, dan kami telah melihat melemahnya bisnis iklan kami di negara-negara yang mengambil tindakan agresif untuk mengurangi penyebaran COVID-19,” ujar Facebook, dilansir dari CDR Info, Kamis (26/3/2020).

Kendati begitu, jumlah penggunaan harian Facebook kian meningkat. Pihak Facebook mengatakan, pesan di seluruh platformnya meningkat lebih dari 50% jika dibandingkan bulan lalu–di banyak negara yang terkena dampak terburuk dari pandemi COVID-19. Seperti di Italia, pengguna menghabiskan 70% lebih banyak waktu di Facebook.

Selain Facebook, Twitter pun melaporkan peningkatan pengguna aktif. Namun, banyak pengiklan menarik anggaran pemasaran dengan tujuan mengendalikan biaya. Alasannya terkait ketidakpastian di tengah wabah virus.

Google dan perusahaan periklanan digital lainnya pun melihat pertumbuhan pendapatan melambat, karena pemasar memangkas pengeluaran. Kendati jutaan orang tinggal di rumah dan menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, streaming video, dan layanan online lainnya, permintaan untuk ruang iklan yang lemah, sehingga harga turun. (LH)