Pemerintah Akan Buat Iklan Layanan Masyarakat Tentang Virus Corona

Addiction.id-Jakarta. Menyikapi wabah virus corona di Indonesia, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengimbau lembaga penyiaran dan stasiun televisi untuk menayangkan Iklan Layanan Masyarakat terkait virus corona.

Ketua KPI Agung Suprio mengatakan  imbauan itu menyusul Surat Edaran KPI tentang penayangan berita seputar wabah Covid-19 yang proporsional, akurat, dan menciptakan ketenangan di masyarakat.

“Sejak edaran tersebut, televisi yang tergabung dalam ATVSI, ATVNI, dan ATSDI serta radio yang tergabung dalam PRSSNI telah menayangkan iklan layanan masyarakat tersebut,” tulis Agung dalam keterangannya, Senin (16/3).

Selain mengimbau penayangan iklan masyarakat itu, KPI pun meminta stasiun televisi dan lembaga penyangan untuk memperingatkan pihak-pihak yang memanfaatkan situasi saat ini dapat dikenakan sanksi.

“Pihak-pihak yang memanfaatkan situasi terkait wabah Virus Corona (spekulan masker dan hand sanitizer) diancam penjara 6 tahun dan maksimal denda Rp 4 milyar sebagaimana disebutkan dalam UU No. 24/2007 tentang penanggulangan bencana,” tandasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (13/3), Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid turut memberi catatan terkait virus corona kepada sejumlah kementerian atau lembaga yang bermitra kerja dengan Komisi I.  Salah satunya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Ia berharap Kominfo mengedukasi masyarakat terkait wabah, seperti  langkah penanganan yang harus dilakukan.

“Bekerjasama dengan operator seluler, itu satu langkah yang sebetulnya sangat mudah dan bisa dijalankan. Yang kedua, bekerjasama dengan televisi-televisi maupun media massa,” ujar Meutya.

Menurutnya, hal itu sebagaimana tertuang di UU Penyiaran, yakni membuat iklan layanan masyarakat di setiap media massa baik televisi maupun cetak. Tujuannya untuk membuat masyarakat siap, bukan panik.

Diketahui, hingga Selasa (17/3) pukul 16.00 WIB, dilaporkan terdapat 172 kasus positif  virus corona di seluruh Indonesia.  (LH)