Iklan Alkohol Dorong Remaja Menjadi ‘Peminum’

Addiction.id-Jakarta. Sebagaimana umumnya diketahui orang, iklan sangat berpengaruh pada sikap konsumsi seseorang. Sebuah analisis terbaru menunjukkan bahwa kaum muda dinilai lebih rentan terpengaruh iklan alkohol, sehingga mendorong mereka untuk minum.

Dilansir dari news.abplive.com, New York University (NYU) School of Global Public Health dan NYU Grossman School of Medicine meneliti hubungan sebab akibat antara iklan tembakau dan perokok muda, kemudian mencoba metode yang sama pada iklan alkohol.

Studi yang diterbitkan oleh Journal of Studies on Alcohol and Drugs itu menyebutkan bahwa iklan alkohol berpengaruh pada sikap dan perilaku remaja dalam meminum alkohol. Namun, belum jelas apakah hubungan ini bersifat kausal.

Dalam studi ini, Michael Weitzman dan rekan penulisnya, Lily Lee dari SUNY Downstate Medical Center menggunakan salah satu elemen kunci kriteria Bradford Hill–kerangka kerja terkemuka dalam menentukan hubungan sebab akibat antara paparan lingkungan dan penyakit–untuk menentukan apakah pemasaran menjadi penyebab penggunaan alkohol di kalangan remaja.

Tim studi membandingkan kategori yang sama dengan yang digunakan Surgeon General dalam meneliti hubungan sebab akibat antara iklan tembakau dan merokok dengan alkohol pada remaja–termasuk strategi pemasaran, frekuensi dan kepadatan iklan, dan sikap remaja terhadap dan penggunaan rokok.

Dari perbandingan, jelas bahwa pengaruh iklan tembakau dan alkohol pada remaja memang berhubungan. Misalnya, perusahaan tembakau dan alkohol telah menggunakan maskot dalam iklan, yang menurut penelitian mudah dikenali dan dipercaya oleh anak-anak.

Selain itu, baik perusahaan tembakau dan alkohol menggunakan atau menggunakan film, televisi, dan acara olahraga sebagai peluang untuk iklan dan penempatan produk. Tak pelak, penelitian menunjukkan bahwa iklan merokok dan minum cenderung mendorong kaum muda mengikuti iklan.

“Hubungan alkohol dan iklan tembakau dan persepsi remaja, pengetahuan, dan penggunaan zat-zat ini sangat mirip. Hal itu menambah bukti bahwa hubungan antara iklan alkohol dan penggunaan alkohol remaja bersifat kausal,” ujar Weitzman, profesor pediatri dan kesehatan lingkungan di NYU Grossman School of Medicine dan NYU School of Global Public Health.

Para peneliti pun menemukan bahwa lingkungan dengan banyaknya penjual tembakau dan adanya iklan rokok, membuat kaum muda terdorong membeli rokok. Hal itu pun berlaku pada alkohol. Hal yang menjadi masalah adalah penjual tembakau dan alkohol sering berada di dekat sekolah.

(LH).