Lebih Dari Setengah Anak Indonesia Terpengaruh Internet Dalam Belanja

Addiction.id-Jakarta. Lebih dari 52% anak Indonesia terpengaruh iklan digital di internet saat memutuskan membeli suatu barang dengan uangnya sendiri.

Tidak hanya itu, pengaruh anak-anak terhadap keputusan belanja orang tua di Indonesia juga naik.  Terdapat 87% orang tua membeli produk yang mereka lihat melalui iklan online, yang disodorkan oleh anaknya. Demikian hasil survei TotallyAwesome.

Dikutip dari TotallyAwesome, Minggu (8/12),  99% orang tua memberikan uang saku kepada anak-anak mereka. Mayoritas anak-anak menerima uang saku secara harian, mingguan, atau ketika si anak membutuhkannya. Hasil survei pun menunjukkan bahwa 74%  anak-anak Indonesia menerima uang saku reguler dengan jumlah rata-rata sekitar Rp 796.623 per bulan.

Iklan digital mendorong anak-anak di Indonesia untuk mencari informasi tentang produk yang mereka inginkan. Keingintahuan tersebut kemudian mempengaruhi keputusan membeli produk oleh anak-anak. Lebih dari 52% anak-anak membeli produk dengan uang mereka sendiri setelah melihat produk yang diiklankan daring. Sementara itu, 76% meminta orangtua mereka untuk membelikan produk yang mereka inginkan.

Soal daya beli, survei TotallyAwesome menemukan bahwa anak-anak menggunakan uang saku mereka setiap minggu untuk membeli barang habis pakai. Mislanya  makanan ringan dan permen menempati posisi pertama dengan hasil 64%, diikuti dengan mainan 50%, minuman 48%. Sementara buku dan komik menempati urutan terakhir dengan hasil 29%.

TotallyAwesome juga mencatat bahwa 87% anak Indonesia saat ini lebih memilih internet dibandingkan TV. Angka itu meningkat sekitar 7% dibandingkan tahun lalu. Tren penggunaan internet dipengaruhi oleh penggunaan ponsel pintar. Lalu, sebanyak 91% anak-anak Indonesia memilih ponsel pintar sebagai perangkat pilihannya.

Statistik juga menunjukkan bahwa waktu penggunaan internet terus meningkat dari tahun ke tahun, seiring dengan meningkatnya kegiatan berbasis layar.

Untuk pertama kalinya, durasi waktu yang dihabiskan anak-anak Indonesia di internet melampaui waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, dengan rata-rata sekitar 3 jam 30 menit pada hari kerja dan sekitar 4 jam 18 menit pada akhir pekan.

Dengan tingginya penggunaan internet dan telepon pintar, digital adalah sumber utama informasi dan semakin relevan dengan lebih dari 97% anak-anak memanfaatkan Internet untuk mengumpulkan lebih banyak informasi tentang produk dan layanan baru.

“Studi ini mengungkapkan bahwa anak-anak Indonesia sekarang lebih bebas memutuskan apa yang ingin mereka beli, serta lebih cenderung membeli produk yang mudah diakses dan terjangkau seperti makanan ringan, permen dan minuman,” ungkap Quan Nguyen, Chief Executive Officer TotallyAwesome.