ADdiction

Turun Hingga Akhir 2020, Pemerintah Bisa Dongkrak Belanja Iklan di TV

Addiction.id-Jakarta. Wakil Ketua Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Neil Tobing mengatakan, proyeksi belanja iklan atau pertumbuhan advertising expenditure (ADEX) di industri pertelevisian berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi nasional, dikutip dari Bisnis, Kamis (14/5).

Namun, ADEX di industri pertelevisian Indonesia diproyeksikan menurun dari Mei ini hingga  akhir 2020. Hal ini merupakan imbas dari pandemi virus corona, yang berdampak pada banyak sektor.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya  memproyeksikan pertumbuhan ekonomi bisa minus sampai -0,4%, dengan batas atas 2,3% karena penurunan aktivitas ekonomi karena dampak pandemi.

Menimbang hal tersebut, Neil menilai dukungan pemerintah diperlukan untuk mendorong kegiatan promosi dan pemasaran produk yang sejauh ini merepresentasi lebih dari 50% ADEX, yakni fast moving consumer goods (FMCG).

Oleh karenanya, peran pemerintah dinilai penting dalam mempercepat proses pemulihan industri, sehingga mendongkrak pula pertumbuhan ekonomi nasional.

Asosiasi ini pun berharap pemerintah bisa kontribusi langsung terhadap ADEX di industri periklanan. Caranya yaitu dengan memperbanyak jumlah iklan pemerintahan dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna mempercepat pemulihan.

“Perbanyak iklan dari pemerintah dan BUMN,” ucap Neil, dikutip dari Bisnis.

Terbaru, Neil melaporkan, berdasarkan hasil tim riset ATVSI,  selama periode Ramadan gross ADEX turun dengan rata-rata 8% YoY, kendati jumlah penonton saat pandemi naik hingga naik 9,2%

Adapun beberapa sektor utama yang mengalami penurunan di antaranya adalah FMCG, otomotif, dan perbankan. (LH)

About author

Related Articles