ADdiction

Toshiba Berhenti Produksi Laptop

Addiction.id-Jakarta. Toshiba sudah 30 tahun menjadi salah satu pemain utama di pasar dunia. Namun, dalam beberapa tahun belakangan, performa bisnis laptop dari perusahaan teknologi ini lambat laun menurun. Sebab tak bisa bersaing dengan perusahaan lainnnya.

Perusahaan seperti Lenovo, Apple, HP, dan Dell mulai membuat laptop yang lebih baik. Lalu laptop Toshiba melemah. Padahal Toshiba sempat memimpin pasar laptop sepanjang 1990-an, bahkan di 2000-an disebut sebagai vendor teratas.

Lalu di 2009, Toshiba merupakan perusahaan komputer terbesar kelima di dunia, di bawah Hewlett-Packard dari AS, Dell dari AS, Acer dari Taiwan, dan Apple dari AS.

Sekadar informasi, Toshiba merupakan pelopor laptop. Dulu komputer jinjing didesain berukuran sangat besar dan sulit untuk dibawa kemana-mana.

Namun, hal itu kini tinggal sejarah. Sebab Toshiba kini benar-benar berhenti. Perusahaan telah mengumumkan bahwa mereka mengalihkan sisa saham minoritasnya ke bisnis komputer pribadi (PC) Sharp.

Pada 2018, Sharp telah membeli 80,1% saham di bisnis laptop Toshiba. Sharp lalu mengubah nama usaha laptop itu menjadi Dynabook.

Melalui pernyataannya, Toshiba menyebut bahwa Sharp telah menggunakan haknya untuk membeli sisa saham Dynabook, yang dipegang oleh Toshiba pada akhir Juni. Proses pengalihan saham juga telah usai. Kemudian Toshiba menutup bisnis laptop dengan resmi.

“Sebagai hasil dari pengalihan ini, Dynabook telah menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Sharp,” ujat Toshiba, dikutip dari Gizmodo, Senin (10/08).

Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan penurunan bisnis PC Toshiba, meskipun ada sejumlah faktor dan kemungkinan. Pertaruhan Toshiba pada HD DVD rupanya tidak membantu.

Toshiba sempat membuat laptop yang berpusat pada media yang fitur utamanya menjadi tidak berguna, setelah Blu-ray dan layanan streaming mengambil alih dunia hiburan digital.

(LH)

About author

Related Articles