ADdiction

Tokopedia Beberkan Strategi Promosi, Salah Satunya Lewat Iklan

Addiction.id-Jakarta. Pemanfaatan digital kian meningkat di sejak pandemi Covid-19. Dalam berjualan misalnya. Saat ini pelaku usaha–dari UMKM hingga yang besar, memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk memasarkan produk mereka.

Berjualan secara online ini menjadi pilihan alternatif di tengah pembatasan sosial selama pandemi. 

Kendati begitu, berjualan dengan memanfaatkan media sosial saja dinilai tak cukup. Pasalnya, platform ini tidak didesain untuk berjualan.

“Bayangkan saja, jika ada 1.000 pesanan yang masuk lewat media sosial, pemilik toko pasti akan kewalahan mengurus pemesanan, mengatur pengiriman, mengecek apakah pembayaran sudah dilakukan secara manual,” ujar Pipit Indrawati, Merchant Education Senior Lead Tokopedia, melalui keterangan tertulis, Rabu (21/10).

Pipit memaparkan strategi memasarkan produk. Media sosial  tetap dimanfaatkan untuk memperkuat brand mereka di  dan beriklan. Namun, untuk transaksi jual-beli, penjual mesti mengarahkan pembeli ke platform marketplace seperti Tokopedia.

“Untuk itu, platform marketplace seperti Tokopedia punya sistem yang didesain untuk membantu para pelaku usaha untuk berjualan. Semua sudah terintegrasi, dari pembayaran, logistik atau pengiriman hingga pengajuan komplain pun sudah diatur dengan rapi dalam sistem,” terang Pipit.

Di masa pandemi ini, lanjut Pipit, penjual bisa menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan pembeli.

Selain itu, penjual juga bisa mengirimkan pesan promosi kepada calon pembeli dengan menggunakan fitur Broadcast Chat. Fitur ini memungkinkan penjual mempromosikan produknya dengan tepat sasaran. Penjual bisa mengirim pesan promosi langsung ke calon pembeli, yaitu pengikut toko, pembeli potensial yang pernah mengunjungi toko, dan pelanggan setia.

“Selain mengirimkan pesan promosi secara aktif, penjual juga bisa memasng iklan di Tokopedia dengan iklan TopAds. Dengan iklan TopAds, produk penjual dapat muncul di halaman-halaman strategis Tokopedia, seperti di halaman pencarian pembeli,” jelas Pipit.

(LH)

About author

Related Articles