ADdiction

TikTok Kampanye Anti Bullying

Addiction.id-Jakarta. Bertepatan dengan Hari Internet Aman Sedunia atau Safer Internet Day, TikTok mengampanyekan anti cyber bullying di lininya. Dengan #SamaSamaNyaman, TikTok menyerukan kepada para kreator untuk membikin konten positif, bertema anti perundungan.

Donny Eryastha Head of Policy TikTok Indonesia menyebut pemilihan tema kampanye berdasarkan pertimbangan matang. Pihaknya melihat pengguna mayoritas TikTok adalah Gen Y atau Gen Z–14 tahun ke atas.

“Tahun ini fokus di topik di cyber bully. Isi itu banyak dialami generasi tersebut. Kami juga ada observasi internal, makanya kami memilih isu cyber bully,” katanya di acara bertajuk ‘Sama Sama Aman, Sama Sama Nyaman’ di Kantorkuu Coworking Space, Plaza Agro, Jakarta Selatan, Selasa (11/2).

Momen ini, bagi pihak TikTok, dirasa tepat. Dengan acara ini pun diharapkan mampu merefleksikan apa yang bisa mereka lakukan demi tingkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna TikTok. Terlebih belakangan ini aplikasi ini tengah ramai digandrungi. 

“Kami berkomitmen meningkatkan kemanan dan kenyamanan karena itu prioritas, karena kalau tidak aman orang tidak mau pakai TikTok,” ujarnya.

Donny menyampaikan, panduan anti cyber bullying di aplikasi ini bisa menjadi sumber informasi pengguna TikTok. Sehingga pengguna tahu bagaimana merasa aman dan tahu bagaimana menyikapi tindakan bullying.

Tiktok juga bekerja sama dengan komunitas SudahDong, komunitas anti perundungan termasuk cyber bullying. Adiyat Yori Rambe sebagai perwakilan dari SudahDong mengatakan bahwa di era digital ini, isu cyber bullying tidak bisa diremehkan, karena bisa melekat di memori sekalipun orang tersebut telah beranjak dewasa.

“Pada beberapa tahun terakhir kami sosialisasi tentang anti bullying, kami melihat makin berkembang. Zaman dulu terkenal verbal bullying, tapi kini sekarang ada cyber bullying,” jelasnya. (LH)

About author

Related Articles