ADdiction

Telkom Gaet Perusahaan Global Untuk Perluas Infrastruktur IoT

Addiction.id-Jakarta. Baru-baru ini, Telkom dikabarkan menggaet perusahaan Internet of Things (IoT) asal Belanda Everynet BV. Adapun langkah ini ditujukan untuk memperluas infrastruktur jaringan IoT di Indonesia.

Sebagai informasi, platform IoT yang dijalankan Everynet ialah Long Range Wide Area Network (LoraWAN), sebuah protokol terbuka yang diadopsi secara global untuk memfasilitasi perangkat-perangkat IoT untuk saling berkomunikasi.

Melalui kerja sama ini, Everynet akan menjadi mitra untuk berinvestasi, membangun dan mengoperasikan infrastruktur jaringan LoRaWAN nasional. Sehingga memungkinkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia.

Everynet diketahui mengadopsi host netral dan arsitektur teknis terbuka, juga model bisnis wholesale. Menimbang hal ini, CEO Everynet Lawrence Latham percaya kerja sama ini memungkinkan semua MNO, ASP, MSP & ISP di Indonesia, melalui tawaran layanan IoT LoRaWAN–yang kuat dan minim biaya, namun cepat untuk meraih pendapatan.

“Layanan tersebut akan memungkinkan pengguna akhir untuk mengumpulkan sejumlah besar data yang dihasilkan oleh sensor IoT, yang akan membantu mengambil keputusan yang cepat dan tepat pada banyak aspek kehidupan ekonomi dan sosial Indonesia,” tambah dia.

Sementara itu, Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid menuturkan bahwa kolaborasi ini relevan dengan  pandemi yang mendorong fenomena digital, seperti less touch economy–yaitu aktivitas perekonomian berlangsung tanpa aktivitas fisik secara langsung.

Fajrin pun melanjutkan bahwa pengimplementasian IoT bisa mendukung pergerakan perekonomian sekaligus meningkatkan aktivitas daring. Kemudian di masa yang akan datang penciptaan smart city menjadi memungkinkan,  yang mana merupakan salah satu fondasi dari Making Indonesia 4.0.

“Kerjasama ini karena bagian dari inovasi disruptif, bagaimana caranya kita tetap relevan seiring perkembangan zaman. Kita perlu terus melakukan inovasi disruptif sebelum di-disrupt industri atau perusahaan baru yang membuat perusahaan atau bisnis Telkom menjadi tidak relevan,” kata Fajri.

Lebih jauh, Head of IoT Telkom I Ketut Agung Enriko mengatakan bahwa kerja sama ini bisa memperluas smart city. Misalnya untuk memantau infrastruktur jarak jauh, mitigasi bencana alam, respons perawatan kesehatan terhadap Covid-19, metering dan smart grid, smart lighting, logistik pengiriman barang, dan lainnya.

“Menyediakan infrastruktur IoT dengan host netral ini akan menjadi langkah maju yang besar dan sejalan niat pemerintah mengaktifkan kota pintar dengan platform bersama. Dengan kerjasama ini, kami menargetkan semua pemain IoT berkolaborasi untuk mendorong transformasi digital dalam skala besar,” terang Ketut.

“Telkom dan Everynet akan bekerja secara proaktif untuk mengembangkan ekosistem lokal pemasok IoT dan integrator sistem untuk menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan dan memajukan ekonomi nasional,” lanjut Ketut.

(LH)

About author

Related Articles