ADdiction

Tahun 2019, Penjualan Land Rover Turun 6%

Addiction.id-Jakarta. Jaguar Land Rover (JLR) mengumumkan penurunan penjualan sebesar 6% di tahun 2019, Jumat (10/1). Anjloknya penjualan JLR ini diyakini karena melemahnya pasar mobil China dan turunnya permintaan mobil diesel dari Eropa.

Chief Commercial Officer JLR, Felix Brautigam mengatakan, penjualan ritel mencapai 557.706 ribu unit pada tahun 2019. Namun, ia yakin tahun ini penjualan akan segera kembali meningkat.

“Lebih dari enam bulah terakhir kami melihat peningkatan yang nyata di China. Produk kami mulai mendapatkan daya tarik,” ujar Brautigam, sebagaimana dikutip Reuters, Jumat (10/1).

Di awal tahun 2019, JLR mengumumkan rencana untuk memotong 10% tenaga kerja dan melakukan usaha untuk mengurangi biaya serta meningkatkan arus kas sebesar £2,5 miliar.

Perusahaan yang dimiliki oleh Tata Motor India ini, menunjukkan penurunan kinerja di akhir September 2019 lalu dengan membukukan keuntungan sebesar £156 juta atau sekitar $204 juta.

JLR, seperti kebanyakan industri mobil lainnya, juga menghadapi tantangan dalam investasi kendaraan emisi rendah sebagai akibat regulasi yang ketat.

JLR dan BMW bergabung dalam membangun kendaraan listrik, transmisi, dan elektrik daya yang memungkinkan untuk berbagi biaya dalam membangun teknologi ramah lingkungan.

About author

Related Articles