ADdiction

Singtel dan Grab Kolaborasi Ajukan Lisensi Digital Perbankan

Addiction.id-Jakarta. Perusahaan telekomunikasi Singapura, Singtel, dan perusahaan trasportasi daring, Grab, berkoalisi untuk pengajuan permohonan lisensi digital perbankan di Singapura.

Sebelumnya, pemerintah Singapura mengumumkan tahun ini bakal memberikan izin kepada bank baru yang dapat berinovasi dan berkompetisi melawan bank besar lainnya seperti DBS, POSB, OCBC, atau HSBC.

Jika izin disetujui, berdasarkan kesepakatan Grab bakal memiliki saham 60%  sedangkan Singtel 40% saham.

Dilansir TheDrum, Direktur Pelaksana Senior Grab Financial Group Rueben Lai mengatakan, kedua merek itu dipercaya oleh masyarakat Singapura, menjadi salah satu faktor dalam pertumbuhan bank.

“Misi utama Grab adalah memberi solusi tantangan setiap harinya dan juga membuka potensi ekonomi di Asia Tenggara. Dalam dua tahun ini, kami telah meluncurkan dan meningkatkan layanan keuangan seperti e-money, pinjaman, dan asuransi ke dalam sistem ekosistem fintech terbesar di Asia Tenggara,”  ujar Rueben Lai, Kamis (2/1).

Ia menjelaskan, langkah berikutnya adalah membangun digital perbankan yang berpusat pada pelanggan yang akan menghadirkan berbagai layanan perbankan dan layanan keuangan yang mudah diakses, transparan, dan terjangkau.

“Kami menyambut baik kerjasama dengan Singtel, satu perusahaan yang disegani baik di Singapura maupun di wilayah regional, untuk memberikan pengalaman layanan khusus yang  memberdayakan pelanggan kami untuk lebih menghemat, serta  kelancaran dalam bertransaksi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Eksekutir Singtel Internasional Arthur Lang menjelaskan perihal perluasan bisnis dari layanan inti sebagai perusahaan telekomunikasi. Singtel melihat peluang untuk menanam bisnis di eSports dan gaming, 5G serta perbankan dalam upaya menambah pelanggan.

“Bersama Grab, perusahaan yang sama-sama kita ketahui memiliki pengalaman dan keahlian dalam digital di kawasan ini, kami memiliki seperangkat asset yang bagus dan sinergi ini akan membuat perbankan lebih mudah diakses dan intuitif, serta memberikan kesederhanaan, kecepatan, dan terjangkau,” jelas Arthur Lang.

Masih belum diketahui lama proses yang diperlukan untuk mewujudkan merek baru digital perbankan diantara kedua perusahaan ini.

About author

Related Articles