ADdiction

Segera Lapor BPOM Jika Ada Produk Ilegal

Addiction.id-Jakarta. Hadirnya media sosial dan internet mempermudah pebisnis untuk mengiklankan produk jualannya. Namun, bahaya bila pengguna mudah termakan rayuan iklan. Pasalnya, belum tentu produk yang diiklankan itu legal dan aman.

Belakangan, justru muncul sejumlah berita yang melaporkan ada korban produk kecantikan ilegal; tentu tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Parahnya, produk itu menimbulkan efek berbahaya.

Salah satunya, korban yang membeli produk dengan embel-embel losion pemutih. Bukannya putih, kulit ia justru bergurat coklat, dilansir dari Suara.com, Kamis (13/2). Rupanya, losion itu tak terdaftar di BPOM.

Sebagai informasi, produk yang sudah terdaftar BPOM artinya legal dan aman. Karena produk itu sudah diuji melalui serangkaian tahapan.

Menanggapi hal itu, BPOM membuka pelayanan bagi siapa saja yang mau melaporkan akun-akun yang memperjualbelikan produk ilegal.

“Silahkan banyak jalur (pelaporan), twitter, instagram, facebook, Halo BPOM, semua akses silahkan dipakai untuk melaporkan,” ujar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Maya Gustina Andarini di Kantor BPOM, Jalan Percetakan Negara, Rabu (19/2/2020).

Selain itu, seringkali selebgram atau influencer turut mempromosikan produk-produk ini. Menurut Maya sudah seharusnya BPOM terlibat dan berhati-hati dalam menerima produk endorse atau iklan.

“Dan beberapa masyarakat pro aktif untuk jadi blogger, vlogger sampaikan ini nggak bener, dan juga hati-hati dengan endorsement publik figur itu. Tapi kita juga kerjasama agar para publik figur ini juga menyampaikan informasi mengenai kosmetik ini dengan benar,” lanjut Maya.

Lebih lanjut, BPOM mengaku bekerja sama dengan Kemenkominfo. Kemenkominfo berperan untuk melakukan penelusuran digital penjualan obat dan produk kosmetik ilegal di sosial media.

Maya mengatakan sudah ribuan website yang diblokir oleh Kemenkominfo. Demikian pula dengan akun-akun penjual produk tersebut di sosial media.

“Ya kita take down, bahkan ada beberapa industri yang kita take down website resminya juga, karena dia memproduksi produk yang tidak memenuhi syarat,” imbuhnya.

BPOM berpesan kepada masyarakat agar lebih cerdas melakukan pengecekkan ada tidaknya nomor registrasi BPOM. Pengecekkan bisa dilakukan di aplikasi Cek BPOM, maupun situs BPOM. Lalu perlu dicek juga komposisi atau kandungan produk di dalamnya.

“Kita minta partisipasi masyarakat. Kalau mereka melihat, ini ada produk kosmetik yang dijual secara online, diprediksi tidak ada izin edar atau packingnya tidak lengkap silahkan laporkan, kami akan lakukan penindakkan,” pungkasnya.

(LH)

About author

Related Articles