ADdiction

Rentan Diskriminasi, Iklan Kategori Ini Dilarang Google

Addiction.id-Jakarta. Siapa saja bisa beriklan di Google, namun mula-mula mereka mesti membayar dan menentukan siapa target iklannya.

Menargetkan iklan itu lazim dilakukan. Tujuannya untuk membidik pasar yang tepat untuk sebuah produk. Sayangnya, kerap terjadi penyalahgunaan.

Google kemudian mengubah kebijakan iklannya dengan memblokir iklan tertarget dengan kategori lowongan pekerjaan, perumahan, dan kredit.

Saat ini, Google tengah bekerja sama dengan Departemen Perumahan dan Pengembangan Perkotaan Amerika Serikat, agar iklan tersebut tidak bisa menarget konsumen berdasarkan jenis kelamin, usia, status orangtua, perkawinan, dan alamat, dikutip dari Endgadget (22/6).

Perubahan kebijakan tersebut dinilai perlu karena khawatir akan adanya diskriminasi jika pebisnis memasang iklan dengan target tertentu.

Contohnya, iklan perumahan saat menargetkan alamat, pebisnis menarget sebuah kode pos tertentu. Hal ini membuat daerah-daerah tertentu yang dianggap ‘tak mampu’, iklannya tidak tercakup.

Tak hanya itu, Google juga melarang karakteristik lainnya seperti ras, agama, etnis, preferensi seksual, asal kebangsaan, atau kecacatan. Semua hal ini memang rentan diskriminasi.

(LH)

About author

Related Articles