ADdiction

Perilaku Pecinta Traveling Berubah Saat New Normal

Addiction.id-Jakarta. Pelonggaran aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi new normal kiranya mengubah perilaku para pecinta traveling.

Untuk mengetahui perbedaannya lebih lanjut, penyedia layanan perjalanan Pegipegi melakukan riset terhadap 900 responden lebih yang tersebar di Indonesia pada 8-9 Juni 2020.

Hasil riset menunjukkan, 67% orang tertarik untuk bepergian di masa new normal, sementara sisanya belum merencanakan bepergian.

Saat new normal diterapkan, 73% orang berencana untuk bepergian dalam kurun waktu 2 bulan ke depan.

Adapun tujuan responden melakukan traveling di antaranya  untuk keperluan keluarga (33%), untuk refreshing (26%), serta  untuk urusan bisnis dan pendidikan.

Bagi mereka yang berencana traveling, sebanyak masing-masing 31% ingin bepergian bersama pasangan dan solo traveling, bersama keluarga besar (28%), dan bersama teman (9%).

“Hal tersebut menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat memang merindukan traveling kembali,” tulis Pegipegi, dalam keterangan tertulisnya.

Riset tersebut pun menunjukkan sejumlah faktor yang mendukung seseorang untuk traveling.

Selain itu, yang menjadi faktor terpenting yaitu harga atau biaya traveling. Terbukti, sebanyak 47% orang menganggap hal ini sangat penting. Kemudian disusul oleh faktor kebersihan (29%) dan kemudahan untuk reschedule dan refund(18%). Selain itu, sejumlah responden pun menganggap keamanan dan protokol terkait COVID-19 di area publik juga menjadi faktor penting bagi mereka.

Perihal destinasi traveling, 91% reaponden menjadikan destinasi domestik menjadi pilihan utama. Sementara, 9% lainnya memilih untuk traveling ke luar negeri.

Masih menurut hasil riset, wisata alam dan kuliner menjadi tujuan yang paling diminati.

Terkait transportasi, pesawat (53%) menjadi yang paling banyak dipilih. Kemudian disusul kendaraan pribadi (27%), kereta api (16%), dan bus (4%). Sementara perihal pilihan akomodasi, 49% memilih akomodasi dengan rentang budget sekitar Rp250.000 – Rp500.000/malam.

“Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki keinginan yang tinggi untuk bepergian kembali terutama menikmati destinasi domestik Indonesia,” lanjut keterangan tersebut.

“Kami memahami masyarakat sejauh ini telah berusaha semaksimal mungkin untuk tetap di rumah dan menunda bepergian demi keamanan dan kesehatan bersama. Pada masa transisi ini kami melihat keinginan untuk bepergian mulai meningkat,” tutur Serlina Wijaya, selaku Chief Marketing Officer Pegipegi.

“Maka dari itu, kami memberikan penawaran berupa diskon untuk menikmati destinasi domestik dengan diskon staycation hingga 20%. Kami juga menghimbau kepada seluruh pelanggan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah ketika bepergian,” pungkasnya.

(LH)

About author

Related Articles