ADdiction

Penjualan pada Black Friday Pecahkan Rekor

Addiction.id-Jakarta. Black Friday, jika diterjemahkan secara harfiah adalah Jumat Hitam. Namun menurut sejarahnya, nama Black Friday adalah untuk menggambarkan bahwa keuntungan tertinggi yang didapat oleh banyak toko itu terjadi pada hari Jumat tersebut.

Kata Black (Hitam) sendiri mengacu pada warna tinta hitam dalam laporan keuangan yang berarti untung. Jika tinta merah berarti merugi. Tradisi ini pun masih dipakai dalam istilah akuntansi modern.

Namun, Black Friday ternyata bisa menjadi brand yang cukup ampuh untuk menarik konsumen. Black Friday adalah istilah yang dipakai untuk menandai hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving.

Black Friday pun bukan sembarang hari Jumat. Pada hari tersebut, berbagai toko akan memberi diskon besar-besaran. Ada banyak barang murah yang bisa kita dapatkan di ajang seru ini.

Meski tidak termasuk budaya Indonesia, berbagai toko online dan e-commerce dalam negeri pun ada yang ikut meramaikan dengan memberi aneka promo dan diskon.

Forbes merilis penjualan saat Black Friday pekan lalu menunjukkan rekor ritel digital di Amerika Serikat. Salesforce mencatat, USD72 miliar dihasilkan hanya dari penjualan digital di AS saja.

Hal ini cukup mengejutkan karena berarti ada kenaikan sebesar 14 persen dibanding event yang sama tahun lalu.

Berdasarkan catatan Salesforce, 65 persen penjualan saat Black Friday dipesan dari smartphone. Sementara dua retail yang populer adalah Amazon dan Walmart.

Pesta retail belum usai, hari ini adalah “Cyber Monday” dan Financial Times melaporkan jika ini akan menjadi penjualan e-commerce terbesar di AS.

Cyber Monday adalah event yang berlangsung setelah hari perayaan Thanksgiving. Cyber Monday memang belum sepopuler Black Friday. Istilah hari belanja online ini pertama kali dipopulerkan oleh Shop.org.

Perbedaan dengan Black Friday terletak pada hari pelaksanaannya saja. Sesuai namanya, Cyber Monday dilaksanakan pada hari Senin setelah perayaan Thanksgiving.

Sama seperti Black Friday, Cyber Monday juga menjadi ajang marketplace online untuk berlomba-lomba memberikan diskon besar-besaran.

Kendati Hari Thanksgiving tidak dirayakan di Indonesia, namun euforia Black Friday dan Cyber Monday sangat terasa. Berbagai toko online dan e-commerce dalam negeri pun ada yang ikut meramaikan dengan memberi aneka promo dan diskon besar-besaran.

About author

Related Articles