ADdiction

Pendapatan Iklan Global Menurun Hingga 7,4% pada 2020

Addiction.id-Jakarta. Di 2020 ini, pendapatan iklan global akan turun setidaknya 7,4% karena imbas pandemi virus corona atau Covid-19. Situasi ini memaksa pengiklan untuk memangkas anggaran.

Dikutip dari telecomtv pada Minggu (17/05), Omdia–analis dan konsultan media, teknologi, dan telekomunikasi global yang berbasis di London–mengatakan pemangkasan anggaran ini mengakibatkan menurunnya pendapatan pemilik media.

Penurunan 7,4% merupakan skenario Omdia. Omdia berasumsi bahwa pasar akan membaik pada paruh kedua tahun ini.  Sebelumnya, Omdia memperkirakan pasar akan naik 2% pada 2020, sebelum dampak dari pandemi begitu jelas.

“Krisis pandemi berdampak besar bagi ekonomi dunia, mendorong pertumbuhan PDB negatif, meningkatkan tingkat pengangguran, belanja ritel rendah, dan mengurangi pengeluaran konsumen,” ujar Kia Ling Teoh, analis senior, media, dan periklanan.

“Periklanan tidak kebal terhadap fenomena ini, akibatnya pendapatan pasar menurun tajam untuk tahun ini,” lanjutnya.

Pendapatan iklan TV global akan turun 12 % pada tahun 2020

“Berkaca pada krisis keuangan 2008, Omdia percaya pandemi akan memiliki dampak yang lebih besar pada iklan TV di 2020 ini,” kata Aled Evans, analis senior, media untuk Omdia.

“Ini terjadi karena dua alasan: penundaan acara olahraga besar dan munculnya iklan internet sebagai platform yang disukai untuk pengiklan, karena pembeli membeli barang-barang mereka secara online lantaran terisolasi di banyak wilayah,” sambung dia.

Sementara itu, iklan digital di internet cenderung stagnan tahun ini, dengan sedikit penurunan 0,1%. Kendati banyak orang menghabiskan waktu dengan internet, Omdia mengharapkan pengiklan memangkas pengeluaran iklan lantaran ekonomi global sedang krisis.

Sektor iklan luar ruang dan bioskop akan sangat terpukul oleh Covid-19 karena berkurangnya lalu lintas di publik. Tak ayal bila pengiklan menggelontorkan anggaran untuk platform online.

Secara global, iklan luar ruang diperkirakan akan turun 21,2% pada 2020, sementara bioskop akan turun sebesar 19,1%.

Dalam kategori iklan radio, Omdia memperkirakan penurunan pendapatan sebesar 11% pada 2020. Karena, penyiar radio mengurangi pengeluaran iklan.

Untuk iklan media cetak, secara global Omdia memperkirakan penurunan pendapatan hingga 16,8% di tahun ini.

Sementara kategori lain akan kembali bertumbuh pada  2021 atau 2022. Omdia memperkirakan media cetak mengalami sedikit  penurunan  pada 2021.

Perkiraan Omdia terbaru ini menunjukkan pangsa pasar pendapatan iklan internet akan tumbuh dari 48% pada 2019 menjadi 51% pada 2020, termasuk di luar ruangan, bioskop, radio, dan media cetak. Sementara, pangsa pasar televisi akan turun dari 31% menjadi 30%.

Omdia memperkirakan skenario terburuk akibat penguncian yang berkepanjangan yang mengakibatkan kemerosotan ekonomi besar. Menurutnya, pendapatan iklan global akan menurun sebesar 17% pada  2020 dan baru akan kembali normal pada 2023 atau tahun selanjutnya. Namun, kemungkinan ini kecil. 

Selama periode dari 2021 hingga 2024, tingkat pertumbuhan pendapatan iklan diperkirakan tetap masih stagnan. (LH)

About author

Related Articles