ADdiction

Menjelang Pilpres AS, Facebook Batasi Iklan Politik

Addiction.id-Jakarta. Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat (AS) akan digelar pada 3 November. Dalam usaha melawan penyebaran disinformasi, jejaring media sosial Facebook akan membatasi iklan politik dalam satu minggu sebelum pilpres.

Facebook tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga mengizinkan pengiklan mengubah tampilan iklan dan target, dikutip dari Reuters, Jumat (04/09). Namun, pihaknya akan memblokir perubahan konten atau desain iklan.

Sementara itu, pengiklan baru bisa kembali memasang iklan politik baru setelah hari H Pemilu.

Selain itu, perusahaan ini pun berkomitmen akan mengecek klaim-klaim kemenangan perolehan suara yang prematur. Facebook menegaskan akan menandai unggahan kandidat yang menyatakan dirinya pemenang sebelum perhitungan suara berakhir.

“Kami akan menambahkan label ke postingan mereka yang mengarahkan orang ke hasil resmi,” sambung CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Facebook pun berjanji akan melabeli konten yang mendelegitimasi atau mengklaim pemungutan suara yang sah ialah penipuan.

“Pemilihan ini tidak akan menjadi bisnis seperti biasa,” kata Zuckerberg.

Dilansir dari AFP, Zuckerberg sendiri mengaku telah berbuat lebih banyak guna perang melawan teori konspirasi, maupun disinformasi di Facebook.

Diketahui, Twitter pada tahun lalu melarang iklan politik, sementara Google membatasi jangkauan iklan politik terhadap targetnya.

(LH)

About author

Related Articles