ADdiction

Mengandung Makian, Iklan Burger King Dipaksa Turun

Addiction.id-Jakarta. One Million Moms, sebuah perkumpulan sejuta ibu-ibu di Amerika Serikat, mengecam iklan Burger King. Pasalnya, iklan Burger King mengandung kata makian.

Iklan itu ditayangkan pertama kali pada Agustus lalu oleh perusahaan Impossible Whopper. Di iklan itu, seorang pelanggan mencicipi makanan Burger King dan mengatakan: Damn, that’s good.

Menanggapi hal itu, One Million Moms menyebut iklan tersebut menjijikkan dan kontroversial, Jumat (10/1).

“Iklan Burger King Impossible Whopper tidak bertanggung jawab dan tidak beretika,” demikian rilia organisasi itu, seperti dikutip dari laman USA Today, Selasa (14/1).

One Million Moms menilai, iklan yang menggunakan kata-kata tak senonoh itu bisa mempengaruhi perilaku anak-anak.

“Sangat merusak dan dapat mempengaruhi anak-anak yang melihat iklan itu. Kita semua tahu anak-anak sering mengulangi apa yang mereka dengar,” ujarnya.

Oleh karenanya, One Million Moms kemudian membikin petisi dan memprotes Burger King agar menghilangkan kata-kata tak senonoh itu dari iklannya. Adapun petisi itu sudah ditandatangani lebih dari 9.000 orang.

Profesor psikologi di Massachusetts College of Liberal Arts, Timothy Jay mengatakan, kata-kata seperti damn itu disensor seabad yang lalu di bawah pengaruh Gereja Katolik. Namun, sekarang sudah tidak dilarang.

“Apa yang mereka keluhkan tidak dilarang,” ungkap Jay seperti dikutip dari Washington Post.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pun saat berkampanye sering melontarkan kata-kata makian di Twitter-nya. Penggunaannya yang sesekali tentang godman telah dikritik oleh para pemimpin agama dan gereja, karena kata-kata itu mengandung nama Tuhan. Tetapi, pilihan kata itu ternyata tidak begitu mempengaruhi warga Amerika yang pergi ke tempat pemilihan suara.

Sebelumnya, One Million Moms juga berhasil berkampanye untuk menarik iklan sebuah perusahaan perencanaan pernikahan yang menampilkan pasangan sesama jenis yang berciuman di altar.

Saluran yang menayangkan iklan Hallmark Channel tersebut akhirnya meminta maaf atas penayangannya. (LH)

About author

Related Articles