ADdiction

Kebijakan Ketat di China, Facebook Tetap Berusaha Bidik Bisnis Periklanan

Addiction.id-Jakarta. Facebook Inc tengah membangun tim teknik baru di Singapura. Tujuannya untuk fokus pada bisnis periklanan China, yang dinilai menguntungkan.  Tim di markas besar Facebook Asia Pasifik ditugaskan untuk mengembangkan alat pembelian iklan yang lebih baik bagi pelanggan China. Pasalnya, pelanggan di China harus mengatasi pembatasan internet di sana, yakni great firewall.

Usaha itu dinilai sebagai upaya signifikan pertama Facebook dalam mengembangkan alat iklan yang dilokalkan secara regional di luar markas Silicon Valley-nya–tempat pekerjaan teknik terkait China sebelumnya dilakukan.

Facebook mengkonfirmasi bahwa penciptaan tim baru ini merupakan misi Asia-first dan terdiri dari sub-tim produk dan integritas bisnis. Keberadaannya belum pernah dilaporkan sebelumnya.

“Tim akan melayani Asia serta pengiklan global kami,” ungkap juru bicara Facebook, dilansir dari Reuters, Rabu (8/1).

Facebook telah menjual ruang iklanlebih dari 5 miliar dolar AS dalam setahun untuk bisnis China dan lembaga pemerintah yang ingin mempromosikan pesan mereka di luar negeri, perkiraan analis. Itu membuat China sebagai negara terbesar untuk pendapatan Facebook, setelah Amerika Serikat, yang menghasilkan 24,1 miliar dolar AS dalam penjualan iklan pada tahun 2018.

Zuckerberg berharap agar Facebook dapat menemukan cara untuk mengoperasikan platformnya di China. Dia melakukan kunjungan penting ke negara itu pada 2016 silam. Bahkan ia bersumpah untuk belajar bahasa Mandarin.

Manajer produk melakukan perjalanan pertukaran pengetahuan ke China. Ia bertukar keahlian pada fitur aplikasi dan alat iklan dengan rekan di perusahaan, seperti Tencent dan Alibaba, kata satu sumber.

Impian perusahaan untuk hadir di China pada akhirnya hancur oleh kebijakan internet pemerintah China yang semakin ketat. Ditambah lagi dengan ketegangan politik dan bisnis yang terkait dengan perang dagang AS-China.

Namun, Facebook tetap ingin memperluas bisnis iklan China-nya, yang menawarkan pelanggan di industri termasuk mode, media sosial, dan game. Karena sadar bahwa bisnisnya harus beroperasi di luar “great firewall“, Facebook memposisikan dirinya sebagai saluran bagi mereka untuk menjangkau khalayak global.

“Facebook berkomitmen untuk menjadi platform pemasaran terbaik bagi perusahaan China yang pergi ke luar negeri,” tulis Facebook dalam bahasa China, di platform lokal WeChat pada November. (LH)

About author

Related Articles