ADdiction

Iklan Vitamin Hingga Obat Batuk Meningkat Saat Pandemi Covid-19

Addiction.id-Jakarta. Sejumlah perusahaan di Indonesia menjadikan pandemi Covid-19 sebagai peluang usaha. Perusahaan vitamin, suplemen, hingga obat batuk menjadi naik daun. Iklan perusaan itu kian marak di beragam media. Terlebih ‘work from home’ (WFH) dijalankan.

Nielsen, lembaga yang fokus pada riset media, melaporkan bahwa pada awal Maretm televisi menayangkan 300 spot iklan per hari. Sementara itu, pada 18 Maret iklan kategori ini tayang 601 spot per hari, dengan total belanja iklan Rp15,3 miliar per hari.

Iklan obat batuk ditayangkan kurang dari 50 spot iklan di awal Maret. Kamudian meningkat menjadi 180 spot per 18 Maret, dengan total belanja iklan Rp5,6 miliar per hari.

Di media digital, kategori produk vitamin dan suplemen juga meningkatkan belanja. Kembali menurut Nielsen, kedua kategori produk tersebut menggelontorkan total belanja iklan lebih dari Rp20 miliar pada minggu kedua Maret. Angka itu naik signifikan yang hanya Rp6 miliar di minggu kedua Februari.

“Sejalan dengan meningkatnya kasus COVID-19, isu kesehatan menjadi perhatian bagi masyarakat. Ini mendorong para pelaku industri khususnya terkait vitamin dan obat-obatan menangkap peluang untuk meningkatkan penjualan produk mereka, dengan cara menambah spot dan anggaran beriklan baik di media elektronik seperti televisi maupun media digital,” tulis Executive Director Media Nielsen (Indonesia) Hellen Katherina dalam keterangannya, Senin (23/3/2020).

Kenaikan belanja iklan itu dilatarbelakangi dengan semakin tingginya masyarakat yang memantau perkembangan COVID-19 melalui media. Tak pelak bila pandemi COVID-19 pun membuat isu kesehatan dan kebersihan sangat diperhatikan. (LH)

About author

Related Articles