ADdiction

Iklan Digital Jadi Salah Satu Harapan MNCN Untuk Sokong Perusahaan

Addiction.id-Jakarta. Banyak perusahaan yang harus menyesuaikan pengeluaran karena krisis ekonomi akibat pandemi virus corona (SARS-CoV-2). Anggaran belanja iklan kerap menjadi pilihan sementara untuk ditekan.

Dalam hal ini, industri media–yang mengandalkan iklan sebagai penyokong–menjadi bagian yang terdampak.  Pasalnya, menurunnya belanja iklan berpengaruh pada penurunan pemasukan. Salah satu industri media yang merasakan hal ini ialah PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Group Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, melalui rilisnya, mengakui terdapat tanda tren belanja iklan kurang baik secara keseluruhan.

Kendati begitu, analis Panin Sekuritas Rendy Wijaya tetap optimistis. Ia  melihat prospek MNCN yang cukup baik sepanjang tahun ini. Menurutnya, MNCN masih bisa memanfaatkan pemasukan dari iklan digital.

Di kuartal I-2020 lalu, iklan digital MNCN mencapai Rp199,3 miliar atau tumbuh 25% secara year on year. Hal ini, kata Rendy, bisa menjadi katalis untuk meredam efek negatif dari menurunnya volume iklan komersial TV.

“Ditambah lagi, rencananya ke depan ada inisiatif seperti penerapan QRIS pada iklan komersial TV dan juga inisiatif lainnya untuk mendorong segmen digital,” lanjutnya, dikutip dari Kontan, Rabu (13/05).

Henry Wibowo, analis JP Morgan Sekuritas, juga menyebut katalis positif bagi MNCN akan muncul dari keberhasilan mereka di sektor content and digital (OTT). Bisa dilihat, jumlah subscribers MNCN di Youtube sudah mencapai 73 juta pada Maret 2020, dan telah menghasilkan 2 miliar penonton bulanan.

“Youtube telah berhasil menjual iklan terhadap konten MNCN, membagi pendapatan 55% dan 65% masing-masing untuk konten non-musik dan musik kepada MNCN. Ini menjadi contoh yang baik dalam hal monetisasi konten dalam menciptakan iklan digital yang baru. Dengan begitu, bia berkontribusi terhadap pendapatan iklan digital MNCN,” tulis Henry di risetnya pada akhir April lalu.

Ia melanjutkan bahwa  dengan melebarkan distribusi konten, ini bisa menjadi katalis positif bagi MNCN.  Lebih lanjut, MNCN telah mencoba bekerja sama dengan Facebook pada April kemarin.

Di sektor digital lain, MNCN pun diuntungkan dengan meningkatnya pengguna aktif bulanan RCTI+. Tercatat, meningkat hingga lebih dari 9 juta, sebelumnya di Desember 2019 mencapai 5 juta. Pandemi ini  turut meningkatkan pengguna aktif bulanan. (LH)

About author

Related Articles