ADdiction

Facebook Dikabarkan Batal Tempeli Iklan di WhatsApp

Addiction.id-Jakarta. Facebook dikabarkan membatalkan rencana membuat WhatsApp ditempeli iklan. Sebab, baru saja Facebook membubarkan tim yang mengembangkan layanan iklan di WhatsApp.

Kendati begitu, Facebook masih berencana untuk memasukkan iklan pada fitur Status WhatsApp. Namun hingga saat ini, layanan pesan instan tersebut masih bebas iklan.

Sebagaimana diberitakan The Wall Street Journal, juru bicara WhatsApp menolak berkomentar terkait kabar ini.

Dibatalkannya rencana ini akhirnya menggiring Facebook untuk fokus pada strategi lain. Salah satunya adalah, “fokus pada fitur WhatsApp yang membuat akun bisnis bisa berkomunikasi dengan pelanggan mereka dan mengatur kontak-kontak ini.”

Namun Kuom dan Acton khawatir fitur ini bakal melemahkan keamanan enkripsi end-to-end layanan pesan instan itu.

Tahun lalu CEO Facebook Mark Zuckerberg mengumumkan akan mengutamakan keamanan enkripsi pada layanan pesan instan. Sehingga hal ini tidak hanya akan diterapkan pada WhatsApp, tapi juga di Facebook dan Instagram, seperti dikutip The Verge.

Saat ini WhatsApp dipakai oleh lebih dari 1,5 miliar pengguna. Rencana untuk monetisasi ini sudah sempat dilontarkan sejak 2018 lalu.

Tahun lalu Chris Daniels, Chief Executive WhatsApp menyebut iklan akan menjadi model monetisasi utama WhatsApp.

Pada 2016, kedua pendiri Whatsapp mengubah ketentuan layanan. Awalnya ketentuan ini menuliskan secara eksplisit kalau mereka melarang pemasangan iklan. Tapi langkah ini lantas dipandang bisa menimbulkan konflik relasi publik. (LH)

About author

Related Articles