ADdiction

Facebook dan Instagram Larang Promosikan Terapi Konversi Orientasi Seksual

Addiction.id-Jakarta. Unggahan atau video yang mempromosikan praktik terapi konversi orientasi seksual secara paksa mulai dilarang di Facebook dan Instagram.

Juru bicara perusahaan induk Facebook telah mengonfirmasi perihal tersebut.

Ia  menjelaskan bahwa perubahan kebijakan tersebut merupakan perluasan dari aturan sebelumnya, yang melarang iklan yang mempromosikan praktik tersebut, dikutip dari The Verge (10/07).

Namun, kebijakan tersebut kini melingkupi larangan konten apapun yang  mempromosikan praktik tersebut.

Sementara itu, Tara Hopkins, Direktur Kebijakan Publik Instagram untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika, menuturkan pihaknya tidak mengizinkan serangan terhadap orang-orang berdasarkan orientasi seksual atau identitas gender. Karenanya, pihaknya memperbarui kebijakan untuk melarang promosi layanan terapi konversi.

“Kami telah menghapus konten yang melanggar dari @coreissuestrusttv. Kami selalu meninjau kebijakan kami dan akan terus berkonsultasi dengan para ahli dan orang-orang dengan pengalaman pribadi untuk menginformasikan pendekatan kami,” lanjut dia.

Instagram mengatakan larangan tersebut berlaku di semua negara.

Diketahui, terapi konversi ini dilarang di sejumlah negara bagian AS, dengan alasan melindungi anak di bawah umur. Namun, tetap legal di tingkat federal di AS. Juga, diizinkan di beberapa negara Eropa dan di tempat lain di dunia.

Seringkali terapi konversi tersebut dijajakan oleh organisasi keagamaan sebagai pseudo-science (ilmu semu) tanpa berdasarkan fakta. Dengan demikian, kedua platform itu harus melarang organisasi tersebut beriklan tentang terapi konversi di platformnya.

(LH)

About author

Related Articles