ADdiction

Elektrifikasi Global, Jaguar Hanya Akan Jual Mobil Listrik

Addiction.id-Jakarta. Mulai 2025, Jaguar Land Rover (JLR) hanya menawarkan mobil listrik. Perusahaan otomotif global milik Tata Motors ini banting setir guna beradaptasi dengan elektrifikasi global.

 “Perubahan tersebut merupakan penataan ulang bisnis dua merek, dan pengalaman konsumen masa depan,” terang CEO JLR Thierry Bollore, Selasa (16/2).

Ia juga mengatakan bahwa langkah ini merupakan strategi dari bisnis bebas karbon. Jadi, lanjutnya, perusahaan kemungkinan besar akan mengorbankan volume demi keuntungan, seiring perjalanan menuju target nol emisi di 2039 untuk dua merek premium, dan nol emisi knalpot pada 2036.

Bollore mengatakan pihaknya akan menyingkirkan mesin diesel pada 2026 dan mengucurkan investasi besar pada teknologi hidrogen fuel cell.

“Kita bertransisi menjadi bisnis yang mengutamakan listrik…. Kemurnian listrik adalah langkah alami berikutnya. Inti dari perubahan itu ialah elektrifikasi merek Jaguar dan Land Rover,” ucap Bolloré.

Selain itu, perubahan tersebut juga akan membikin posititioning atau bentukan imej merek Jaguar dan Land Rover berubah. “Jaguar dan Land Rover akan memiliki dua personalitas unik yang jelas, berakar dari sejarah kaya yang memberikan pilihan untuk konsumen,” sambung dia.

Sekadar informasi, Land Rover sendiri akan meluncurkan mobil listriknya pada 2024 mendatang. Barulah di 2030, akan ada enam mobil yang diproduksi.

Lebih lanjut, pada 2030, JLR menargetkan 100% penjualan Jaguar dan 60% penjualan Land Rover adalah mobil listrik murni.

(LH)

About author

Related Articles