ADdiction

Citra Pariwara 2019, Potensi Anak Muda Kembangkan Dunia Periklanan

Addiction.id-Jakarta. Semakin larut, acara Malam Anugerah Citra Pariwara 2019 yang digelar di Epiwalk Kuningan, Jakarta, Jumat (29/11) semakin meriah. Sorakan pengunjung tak berhenti setiap kali pembawa acara menyebutkan pemenang kategori Advertising.

Di sela-sela penyampaian pemenang, Ketua Organizing Committee Citra Pariwara ke-32, Reza Fitriano menyatakan, kekuatan industri perikanan berasal dari bakat unik para pelakunya yang mampu menuangkan ide kreatif menjadi sebuah karya.

“Karya yang membanggakan adalah hasil dari kreativitas yang dituangkan tanpa batas, namun tetap menyampaikan pesan pemasaran yang sesuai dengan sasarannya. Citra Pariwara 32 kami gelar sebagai ajang apresiasi dan selebrasi bagi mereka yang telah push themselves to the limit demi menghasilkan karya-karya kreatif yang otentik untuk Indonesia dan industri komunikasi pemasaran,” kata Reza.

Reza menyebut, belakangan ini industri periklanan mengalami pasang surut. Menurutnya, salah satu faktor adalah perkembangan industri lain yang dinamis sehingga industri periklaman kekurangan sumber daya manusia.

“Di sisi lain, sebenarnya fenomena ini menjadi tantangan sekaligus potensi yang menarik untuk masa depan industri,” ujarnya.

Reza mengatakan,  perkembangan teknologi digital bakal menyemarakkan sekaligus memaksa industri periklanan untuk makin kreatif.

Kendati demikian, dia optimis terhadap kemajuan industri periklanan. Lantaran, di Citra Pariwara 2019 ini terdapat 147 pasangan anak muda yang mengikuti lomba Citra Pariwara. Reza menyebut jumlah ini menandakan industri periklanan bakal berkembang dinamis.

Menurutnya, anak muda memiliki ide dan kreatifitas tinggi untuk menciptakan sesuatu. 

“147 pasangan anak muda ini, bakal menjadi talenta yang dibutuhkan industri periklanan, ” katanya.

Di akhir penyampaian, tak lupa, Reza mengucapkan terimakasih kepada peserta, panitia, dan semua pihak yang terlibat untuk menyukseskan acara ini.

“Kami (panitia) pula meminta maaf bila masih ada kesalahan,” pungkasnya.

About author

Related Articles