ADdiction

Cemas Pertempuran Senjata di AS, Facebook Blokir Iklan Aksesori Senjata

Addiction.id-Jakarta. Facebook melarang iklan aksesori senjata dan peralatan pelindung di Amerika Serikat (AS), seperti brankas senjata, rompi, dan sarung senjata.

“Sebelumnya, kami sudah melarang iklan senjata, amunisi, dan perangkat tambahan senjata seperti peredam suara. Namun, sekarang kami juga akan melarang iklan untuk aksesori senjata,” ungkap Facebook, dikutip dari Reuters, Minggu (17/1).

Kebijakan itu merupakan respons Facebook terhadap kekerasan yang dilakukan pendukung Presiden Donald Trump di Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 lalu.

Rencananya, kebijakan tersebut berlaku hingga setidaknya dua hari setelah pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden pada 20 Januari 2021.

Diketahui, tiga senator AS dari Partai Demokrat menyurati CEO Facebook Mark Zuckerberg pada Jumat (15/1) dan meminta agar iklan produk yang digunakan untuk pertempuran bersenjata diblokir secara permanen.

Facebook pun telah memblokir pembuatan acara di platformnya yang akan digelar di dekat Gedung Putih dan Gedung Kongres AS di Washington, serta gedung-gedung parlemen negara bagian, hingga 20 Januari.

FBI telah memperingatkan protes bersenjata yang direncanakan untuk Washington dan semua 50 ibu kota negara bagian menjelang pelantikan.

Sebelumnya, BuzzFeed melaporkan bahwa Facebook menampilkan iklan peralatan militer di samping konten yang berisi misinformasi pemilu dan berita kekerasan pada 6 Januari lalu.

Menanggapi hal itu, juru bicara Facebook mengatakan bahwa semua halaman yang dimaksud Buzzfeed telah dihapus, dan perusahaan telah bekerja sama dengan pakar intelijen dan terorisme, serta penegak hukum.

(LH)

About author

Related Articles