ADdiction

Berkaca Pada Rencana Kembali Ngantor Para Pelaku Periklanan di Inggris

Addiction.id-Jakarta. Kembalinya para pelaku industri periklanan bekerja di kantor bukanlah hal mustahil. Nyatanya, memang sejumlah perusahaan pemasaran terbesar di dunia memutuskan bekerja di kantor seperti biasanya, kendati situasi mendatang di tengah pandemi tidaklah pasti.

Di London, Inggris, perusahaan besar yang memiliki ribuan karyawan mulai memberi sinyal kapan kantor akan dibuka kembali. Demikian pula perusahaan yang lebih kecil, yang memiliki lebih sedikit staf dan pekerjanya.

Jika ada kemunculan kasus positif Covid-19 karena pelonggaran PSBB Juni ini, perusahaan mestinya baru dibuka antara Juli dan September. Kendati demikian, semua perusahaan cenderung lebih fleksibel kendati kembali bekerja di kantor, mengingat para pekerja berhasil beradaptasi selama bekerja di rumah, dikutip dari campaignlive (27/5).

Artinya, tidak semua karyawan betul-betul kembali bekerja di kantor pada 2020 ini. Para pelaku di industri ini rupanya menyadari bahwa bekerja di rumah merupakan ajang belajar untuk mendalami perihal baru seperti digital.

Berikut ini upaya sejumlah perusahaan periklanan dalam menghadapi pelonggaran lockdown.

Dentsu Aegis Network (DAN)

Perusahaan ini akan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah digadang oleh pemerintah negaranya, yang juga sesuai dengan pedoman universal.

Seorang juru bicara DAN mengatakan pihaknya berencana memperkerjakan karyawannya ke kantor secara bertahap dan bergiliran per 14 hari–sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam karantina.

Havas

Pada minggu lalu, Havas mengumumkan akan membuka kantor utamanya di London. Kantor pusatnya King’s Cross dibuka secara terbatas mulai 1 Juni.

Pihak perusahaan mengatakan bahwa mereka akan memberikan masker wajah kepada staf. Mereka nantinya hanya mengizinkan 50 orang untuk memasuki gedung setiap jam. Setiap karyawan akan diperiksa suhu tubuhnya ketika masuk dan akan menjalankan sistem tangga satu arah. Kapasitas ruang rapat juga akan berkurang hingga 50% dan pengunjung luar perusahaan tidak akan diizinkan.

Interpublic

Chief executive Michael Roth bersikeras bahwa Interpublic akan “memanfaatkan waktunya”. Ia pun mengatakan, karyawan tidak perlu terburu-buru untuk kembali ke kantor.

Perusahaan ini baru membuka kembali kantor di sejumlah negara yang telah melonggarkan lockdown, seperti Cina, Selandia Baru, Singapura dan Sri Lanka.

Perusahaan ini masih mengamati  bagaimana industri lain berjalan kembali ke kantor, sebelum menjalankan rencananya sendiri.

Dalam sebuah catatan kepada staf, Roth menulis: “Kami telah membuktikan tanpa keraguan bahwa kami dapat mencapai dasar-dasar tanggung jawab pekerjaan kami dan melayani klien kami dengan 95% dari kami bekerja dari rumah. Itu berarti, kita dapat belajar dari menyaksikan bagaimana industri lain seperti karena ritel, manufaktur, dan keramahtamahan kembali secara fisik ke tempat kerja di depan kita. “

Omnicom

Pemimpin di perusahaan ini meminta karyawannya agar tidak kembali ke kantor jika mereka merasa tidak nyaman.

Perusahaan ini telah mencoba meletakkan pendekatan tiga tahap untuk kembali ke kantor, setelah menjadi perusahaan iklan pertama yang menutup kantor di London tahun ini usai seorang karyawan PHD dinyatakan positif terkena virus ketika dalam perjalanan internasional.

Publicis Groupe

Publicis akan membuka kunci Chancery Lane pada 1 Juli. Kantor itu, rumah bagi Saatchi & Saatchi dan Leo Burnett, akan dibuka kembali dengan kapasitas terbatas hingga 225 orang, dipantau melalui sistem pemesanan.

Publicis mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membuka satu kantor per kota, yang berarti wilayah London lainnya – termasuk White City (Publicis Media), Baker Street (Publicis.Poke) dan Kingly Street (Bartle Bogle Hegarty) – akan tetap ditutup untuk saat ini.

Ia juga mengatakan bahwa tidak ada karyawan diminta bekerja kembali ke kantor sebelum 2021. Pihaknya pun akan berbagi rencana “LANGKAH” (keselamatan, perjalanan, lingkungan dan orang) untuk kembali bekerja pada pertengahan Juni.

(LH)

About author

Related Articles