ADdiction

Belanja Iklan di Indonesia Naik Sejak Juli 2020

Addiction.id-Jakarta. Belanja iklan sempat anjlok pada awal pandemi Covid-19 di kuartal II. Namun, baru-baru ini, Nielsen–perusahaan informasi dan pengukuran global, mendapati kenaikan belanja iklan per Juli 2020.

Executive Director Nielsen Media Hellen Katherina menuturkan, kenaikan itu menyusul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi oleh pemerintah.

“Yang menarik, akhir-akhir ini di negara-negara tersebut sudah terjadi recovery sejak Juni ke Juli, slowly mereka open up, berhasil me-maintain virus itu sehingga ada beberapa pelonggaran,” terang dia saat konferensi daring, Selasa (25/8), dikutip dari liputan6.

Khusus Indonesia, lanjut dia, Nielsen memantau pergerakan data iklan sepanjang Januari-Juli 2020 di 4 macam media. Penempatan iklan di televisi sebesar 72%. Kemudian digital 20%, media cetak 7-8%, lalu radio 1%.

Dari hasil pantauan tersebut, ia memaparkan bahwa jumlah pengiklan di kuartal II, yakni pada Maret ke April, sempat turun hingga 14%. Kemudian stagnan pada periode April-Mei. Lalu kembali turun -11% saat Mei-Juni.

Ia mengakui, pergerakan iklan pada April dan Mei 2020 masih tertolong karena adanya Ramadan. Pergerakan iklan di momen tersebut sedikit terangkat naik. Sayangnya, kembali anjlok ketika memasuki masa Idul Fitri.

“Tapi di minggu terakhir Mei drop lagi. Padahal itu minggu Lebaran, 24 Mei. Kita lihat drop banget. Tapi ini biasanya pola yg kita lihat tiap tahun. Di minggu pertama lebaran pengiklan akan stop. Karena pada saat lebaran orang pada pergi keluar, sehingga menurun,” ujar dia.

“Namun, memasuki bulan Juli kita lihat sudah terjadi peningkatan 17%. Jadi angkanya kembali lagi, jadi di Juli sudah sekitar Rp18,3 triliun. Ini memperlihatkan mulai kembalinya confidence dari banyak pengiklan,” sambung Hellen.

Lebih lanjut, ia berpendapat, para pengiklan di awal PSBB transisi–saat Juni 2020, masih bersikap “wait and see” untuk marketing. Kepercayaan diri mulai muncul Juli dan kemungkinan akan terus berlanjut.

“Belanja iklan juga semakin meningkat konsisten. Harapan kita bersama, ini menjadi tanda awal dari recovery,” sambung dia.

(LH)

About author

Related Articles