ADdiction

Agensi Periklanan Ajak Klien Dukung Gerakan Boikot Facebook Ad

Addiction.id-Jakarta. Praktik moderasi konten di Facebook memicu munculnya gerakan boikot Facebook Ad.  Sejumlah agensi periklanan tergabung dengan gerakan ini. Mereka mengatakan tidak mendukung perusahaan yang lebih mengutamakan keuntungan.

Salah satu agensi yang mendukung gerakan ini ialah Dentsu Grup, dikutip dari Wall Street Journal.

Selain itu, National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), Color of Change, dan Anti-Defamation League pun tergabung dalam gerakan tersebut.

“Facebook tetap tidak mau mengambil langkah signifikan untuk menghapus propaganda politik dari platformnya,” ujar Presiden dan CEO di NAACP Derrick Johnson, dikutip dari Forbes.

Selain lalai, Johnson menilai Zuckerberg dan perusahaannya malah puas terkait penyebaran misinformasi di platformnya.

“Tindakan semacam ini akan menjungkirbalikkan integritas Pemilihan Umum mendatang. Kami tidak akan mendukung hal ini,” ujar Derrick.

Sekadar informasi, kampanye yang diberi nama #StopHateForProfit ini sudah mendapat dukungan sejumlah merek ternama, seperti North Face dan Rei, yang juga melakukan boikot iklan di Instagram.

Selain itu, ada pula brand Patagonia dan platform freelance Upwork yang akan menunda iklannya di Facebook pada bulan Juli.

Kemudian CMO dari perusahaan password manager Dashlane, Joy Howard, dan perusahaan agensi password 360i pun turut mendorong kliennya untuk bergabung dengan gerakan untuk memboikot Facebook Ad.

Diketahui, dalam beberapa pekan terakhir Facebook menjadi sorotan lantaran diam saja, ketika Presiden AS membuat konten yang melabeli massa aksi penolak rasialisme sebagai “penjahat”

(LH)

About author

Related Articles