ADdiction

5G Belum Merata, Samsung Tetap Lanjut Kembangkan 6G

Addiction.id-Jakarta. Samsung segera memulai penelitian tentang 6G kendati 5G belum bisa dinikmati secara merata di seluruh dunia.

Melalui paper-nya yang berjudul ‘The Next Hyper-Connectes Experience for All’, Samsung Electronics memaparkan visi 6G mereka. Selain itu, perusahaan asal Korea Selatan ini memperkirakan jaringan 6G akan mulai dikomersialisasi pada 2028 dan akan menjadi mainstream 2030.

“Untuk 6G, kami perkirakan ITU-R akan memulai tugas mereka untuk mendefinisikan visi 6G pada 2021,” jelas Samsung di paper tersebut, Kamis (16/07), dikutip dari Android Authority.

“Dengan mempertimbangkan percepatan pengembangan standar teknis untuk setiap generasi baru, kami berharap penyelesaian standar 6G dan komersialisasi bisa terjadi pada awal 2028, sementara komersialisasi besar-besaran dapat terjadi sekitar 2030,” sambungnya.

Jaringan baru ini disebut akan 20 kali lebih cepat dari 5G, baik dari segi kecepatan maupun latensi yang akan lebih rendah.

Diketahui, perkembangan teknologi jaringan dari generasi ke generasi membutuhkan waktu yang lebih cepat. Sebelumnya, butuh 15 tahun untuk mendefinisikan 3G dan delapan tahun untuk 5G, dan kini akan berlanjut ke 6G.

“Sementara 5G dirancang untuk mencapai kecepatan data tertinggi 20Gbps. Untuk 6G, kami bertujuan untuk memberikan kecepatan data tertinggi 1.000Gbps dan pengguna bisa menjajal kecepatan data 1Gbps,” ujar Samsung.

Selain itu,  perusahaan ini menargetkan penurunan latensi dari 1 milidetik di 5G menjadi di bawah 100 milidetik di 6G. Latensi yang makin rendah, akan membuat jaringan menjadi lebih stabil untuk layanan yang sensitif terhadap latensi, seperti operasi jarak jauh.

Lebih lanjut, Samsung mengatakan bahwa 6G tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh manusia, tapi juga bisnis dan mesin. Mereka juga menjelaskan situasi yang bisa memanfaatkan jaringan ini, seperti extended reality (XR) yang lebih imersif, hologram high-fidelity dan teknologi Digital Replica.

Diketahui, bukan hanya Samsung yang meneliti jaringan generasi keenam ini. Ericsson, Huawei, dan Xiaomi juga telah memulai penelitian untuk pengembangannya.

(LH)

About author

Related Articles