ADdiction

10 Tahun Lagi, Distribusi Iklan di Internet Bisa Mencapai 50% Lebih

Addiction.id-Jakarta. Tingginya penetrasi internet di masyarakat tak semata-mata mampu menggeserkan peran TV dalam hal distribusi iklan. Diketahui, saat ini, TV mendominasi 72% distribusi iklan di Indonesia, sementara internet baru 20% dan 8% lainnya di media lain.

Meski begitu, kiranya sepuluh tahun lagi peran TV di periklanan itu akan tergeser internet. Hal ini disampaikan oleh Presiden Direktur MNC Corporation Hary Tanoesoedibjo.

Hary memprediksi distribusi iklan di internet bisa mencapai 50% lebih, menimbang biaya di internet lebih murah dan peningkatan daya beli.

“Jadi lebih affordable, bisa di atas 50% dan televisi akan turun. Dan perlu digarisbawahi di sini bahwa 70-80% dari iklan berbasis internet itu didominasi oleh online asing,” sambungnya, saat di acara konvensi Hari Pers Nasional 2021, Senin (08/02).

Mulai dua hingga tiga tahun ke depan, peran internet dalam mendistribusikan iklan kian membesar. “(distribusi iklan) Tahun 2023 internet akan meningkat jadi 24%,” imbuh Hary.

Hingga kini internet masih terus memberi dampak kepada seluruh media, khususnya cetak. Untuk mengantisipasi ini, kata dia, tak ada cara lain selain berpindah platform atau melakukan ekspansi ke online.

“Media cetak sekarang mengalami sunset yang tak mungkin berdiri sendiri untuk dilanjutkan. Kita lihat media online meningkat, sehingga mau tak mau media cetak harus migrasi, atau ekspansi ke online baik bisa dalam bentuk e-paper atau extended version yang lebih luas basis kontennya,” pungkasnya.

(LH)

About author

Related Articles